Steak yang berasal dari bangsa Barat sekarang sudah cukup populer di Indonesia. Seiris daging yang diolah dengan cara dipanggang dan disajikan dengan saus yang lezat tentu menggugah selera siapa saja. Maka wajar sekali kalau penggemar steak akan selalu mencari steak enak saat pergi kemana saja.
Sebelum menjadi menu andalan di berbagai restoran, dulunya steak adalah makanan yang hanya bisa dinikmati di momen istimewa. Seperti saat pagelaran festival, orang-orang akan berkumpul, menyalakan api unggun, dan bersama-sama membakar daging untuk dinikmati. Zaman dulu, bumbu steak juga sederhana sekali.
Alasan Mengapa Steak jadi Santapan Favorit
Dalam perkembangannya, steak tidak jadi menu tunggal dalam sebuah sajian. Biasanya steak disajikan bersama karbohidrat, seperti kentang. Sebagai tambahan, sajian steak juga umumnya diberi sayuran. Perpaduan berbagai bahan itu menjadikan steak sebagai makanan enak. Selain itu, inilah alasan mengapa steak jadi santapan favorit banyak orang.
1. Aroma yang Gurih
Salah satu bagian dari steak enak yang bisa membangkitkan nafsu makan sekaligus adalah aromanya. Dari proses pengolahan dengan cara dipanggang, steak akan mengeluarkan aroma hasil panggangan yang sangat khas. Aroma gurih dari daging itu bertemu dengan aroma lezat dari saus, sehingga menjadi kombinasi yang mampu menggoyang lidah.
2. Rasa Daging yang Khas
Steak secara umum dibuat dari daging sapi yang dikenal memiliki rasa gurih yang begitu khas, berbeda dengan daging kambing yang aromanya lebih menyengat. Apalagi steak umumnya menggunakan daging sapi dari bagian tertentu yang sengaja dipilih karena mempunyai rasa paling nikmat.
3. Tekstur yang Unik
Dengan teknik pengolahan yang tepat dan tingkat kematangan yang diperhitungkan, steak menjadi olahan daging yang bertekstur unik. Tidak keras dan alot, steak justru terasa sangat lembut dan juicy saat digigit. Setiap penggemar steak tentu memiliki selera masing-masing soal steak enak yang biasanya tergantung pada tingkat kematangannya.
4. Pilihan Saus yang Lezat
Saus pada steak merupakan penyempurna kenikmatan. Menariknya, tidak hanya ada satu jenis saus yang bisa dinikmati bersama steak. Beberapa jenis saus steak yang populer antara lain saus black pepper, saus mushroom, saus ponzu, saus chimichurri, dan masih banyak lagi. Setiap jenis saus menawarkan sensasi rasa yang berbeda dan unik.
Jenis Daging Steak Enak
Steak yang enak ternyata tidak berasal dari sembarang daging sapi. Beda potongan daging, beda pula karakteristiknya, mulai dari rasa, tekstur, bahkan kadar nutrisinya. Pada pilihan menu di restoran, biasanya akan disebutkan jenis daging steak agar pembeli dapat memilih. Inilah jenis daging steak.
1. Tenderloin
Tenderloin adalah salah satu jenis daging steak yang cukup populer. Daging ini berada di bagian tengah badan sapi. Tenderloin steak banyak disukai karena memiliki tekstur yang paling lembut dibandingkan jenis daging yang lain. Karena teksturnya itu, steak berbahan tenderloin sangat mudah dikunyah.
Selain teksturnya lembut, kelebihan lain dari tenderloin adalah lebih mudah dimarinasi. Bumbu lebih mudah menyerap ke dalam serat daging, sehingga hasil olahannya terasa sangat nikmat. Namun perlu diingat, semua kelebihan itu membuat steak enak yang terbuat dari tenderloin sedikit pricey.
2. Sirloin
Sirloin merupakan bagian daging has luar. Dibandingkan dengan tenderloin, sirloin memiliki lebih banyak otot dan itulah yang menyebabkan teksturnya jadi lebih keras. Meski begitu, sirloin mempunyai serat daging yang terbilang halus. Itulah mengapa sirloin masih cocok dijadikan steak dan masih sangat bisa dinikmati.
Steak berbahan sirloin bisa jadi pilihan menu yang lebih murah jika dibandingkan dengan steak tenderloin. Tapi jangan salah, sirloin steak tetap bisa memberikan pengalaman menyantap daging yang juicy dan sangat gurih. Ini disebabkan adanya lapisan lemak atau fat marbling yang lebih banyak pada daging sirloin.
3. Flank
Selain dari tenderloin dan sirloin, steak enak juga bisa dibuat dari flank. Jenis daging yang ini berasal dari bagian otot perut sapi. Daging flank sangat mudah dikenali dari bentuknya yang panjang dan datar. Berbeda dengan tenderloin dan sirloin yang hampir selalu ada di setiap restoran, flank tidak cukup mudah ditemui karena peminatnya sedikit.
Dari segi tekstur, flank memang kurang lembut jika dibandingkan dengan tenderloin. Namun jika diolah dengan teknik yang tepat, flank bisa menjadi sajian steak yang menggungah selera. Untuk menghasilkan rasa terbaik, daging flank biasanya dipanggang dengan tingkat kematangan maksimal.
4. Rib Eye
Rib eye didapatkan dari potongan tulang rusuk sapi. Jenis daging ini sangat populer karena rasanya yang enak, aromanya nikmat dan teksturnya yang empuk dan juicy. Dengan kualitas yang demikian, pantas jika rib eye steak dihargai cukup mahal. Selain jadi steak, daging rib eye juga bisa diolah dengan berbagai macam teknik.
Ternyata, rib eye memiliki kandungan lemak yang cukup banyak. Dalam 100 gram daging rib eye, lemaknya sebanyak 8,3 gram. Itulah yang membuat daging ini terasa sangat juicy. Karena termasuk jenis daging yang banyak disukai, menu rib eye steak mudah ditemukan di banyak restoran.
Makan Steak Enak di Holycow Pekanbaru
Menikmati berbagai sajian steak bisa jadi ide menarik untuk menghabiskan waktu bersama orang-orang tercinta. Makan steak enak dengan banyak pilihan menu, di mana lagi kalau bukan di Holycow Pekanbaru.
Stek Hotel by Holycow menyajikan beragam sajian nikmat berbahan daging premium dan bumbu yang kaya rasa. Soal harga, jangan khawatir bikin kantong jebol karena Holycow yang asli founded by Wynda Mardio berkomitmen menghadirkan menu steak dengan harga bersahabat. Segera kunjungi TKP Holycow Pekanbaru sekarang juga!
Referensi:
- https://www.holycowsteak.com/blogs/story/jenis-daging-steak
- https://www.sayurbox.com/blog/9-jenis-daging-steak?srsltid=AfmBOoq7BzFi1B3Hvw2LcRbzLx6g5zLkzS3a7DYrOXs9ZO4fzAcPI8FT
- https://www.nibble.id/mau-tahu-ciri-steak-enak-yang-empuk-perhatikan-dulu-7-jenis-potongan-steak-ini/
